[postlink]
https://videoburung.blogspot.com/2014/06/kicau-murai-batu-sabah.html[/postlink]
http://www.youtube.com/watch?v=VuN5RzT8Xv8endofvid
[starttext]
Sebagian besar burung murai batu (MB) yang dipelihara dan dilombakan di Indonesia berasal dari spesies yang sama, Copsychus malabaricus, meski terkadang dengan subspesies berbeda. Misalnya MB Aceh / Medan (C.m. tricolor), MB ekor hitam (C.m. melanurus), dan MB Borneo (C.m. suavis).
Di wilayah utara Kalimantan, tepatnya Sabah dan sekitarnya, juga ada subspesies lagi yaitu Copsychus malabaricus stricklandii. Sebagian kicaumania Malaysia juga menyebutnya sebagai murai Borneo, meski ada juga yang menyebutnya murai batu Sabah, MB kepala putih, atau chai. Performanya tidak kalah garang dari murai batu di Indonesia.
Untuk mengetahui lebih banyak mengenai murai batu sabah ini silakan buka di sini:
http://omkicau.com/2013/01/17/melihat-kegarangan-murai-batu-kepala-putih/
[endtext]
Sebagian besar burung murai batu (MB) yang dipelihara dan dilombakan di Indonesia berasal dari spesies yang sama, Copsychus malabaricus, meski terkadang dengan subspesies berbeda. Misalnya MB Aceh / Medan (C.m. tricolor), MB ekor hitam (C.m. melanurus), dan MB Borneo (C.m. suavis).
Di wilayah utara Kalimantan, tepatnya Sabah dan sekitarnya, juga ada subspesies lagi yaitu Copsychus malabaricus stricklandii. Sebagian kicaumania Malaysia juga menyebutnya sebagai murai Borneo, meski ada juga yang menyebutnya murai batu Sabah, MB kepala putih, atau chai. Performanya tidak kalah garang dari murai batu di Indonesia.
Untuk mengetahui lebih banyak mengenai murai batu sabah ini silakan buka di sini:
http://omkicau.com/2013/01/17/melihat-kegarangan-murai-batu-kepala-putih/
[endtext]
Posting Komentar